DOGIYAI, Papua Tengah – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dogiyai menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di wilayah Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Nabire. Kegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menyediakan data ekonomi yang akurat guna mendukung perencanaan pembangunan, peningkatan investasi, serta pengembangan dunia usaha di daerah.
Dalam pelaksanaannya, BPS Nabire mengerahkan total 268 petugas lapangan untuk mendata berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Khusus di Kabupaten Dogiyai, sebanyak 112 petugas ditugaskan, terdiri dari 97 Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan 15 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).
Pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode kunjungan langsung ke rumah tangga maupun lokasi usaha. Melalui kegiatan ini, petugas akan mengumpulkan berbagai informasi mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat, karakteristik usaha, hingga potensi ekonomi yang berkembang di wilayah Kabupaten Dogiyai.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Dogiyai menilai bahwa data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi sumber informasi penting dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, khususnya pada sektor investasi dan pengembangan usaha.
“Data yang lengkap dan akurat sangat dibutuhkan untuk memetakan potensi investasi, mengidentifikasi peluang usaha baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Dogiyai,” ujarnya.
Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mencakup usaha berskala besar, tetapi juga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pertanian, perdagangan, jasa, hingga berbagai bentuk usaha berbasis digital yang saat ini terus berkembang.
Melalui hasil sensus tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai jumlah pelaku usaha, persebaran kegiatan ekonomi, sektor unggulan daerah, serta berbagai tantangan yang dihadapi oleh dunia usaha. Informasi tersebut menjadi dasar penting dalam penyusunan program peningkatan investasi dan pelayanan perizinan yang lebih efektif.
DPMPTSP Kabupaten Dogiyai juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus serta memberikan data yang benar dan sesuai kondisi di lapangan. Partisipasi masyarakat akan membantu menghasilkan data berkualitas yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi daerah.
Dengan dukungan seluruh pihak, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang kredibel sebagai fondasi dalam mendorong investasi, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dogiyai di masa mendatang.